TikTok punya algoritma yang mengatur konten apa yang muncul pada #FYP. Namun, tak selalu semua yang muncul sesuai dengan apa yang kita sukai dan butuhkan. Ada “celah” peran kita di sana. Gambar: unsplash.com/@thenewmalcolm

Cara TikTok Menentukan Video #ForYou

0 Shares
0
0
0
sapopoé – Berbeda dengan instagram, TikTok menampilkan laman awal default-nya sebagaimana “discover“. Bahkan, tanpa follow akun tertentu lebih dulu, kita tetap dapat memperoleh “banjir” konten. Meski terkesan acak, namun, TikTok berhasil memukau kita pada “jumpa pertama”. Video-video berdurasi 15 detik itu berhasil menjerat kita, seolah-olah TikTok tahu konten apa yang kita sukai.
Sebagaimana Instagram, Facebook, maupun YouTube, TikTok juga bekerja dengan prinsip algoritma tertentu. “Mesin” tersebut-lah yang bekerja menentukan konten hiburan apa yang dapat “menarik” kita. Berbeda dengan Instagram yang berbasiskan akun yang kita follow, TikTok berfokus pada konten atau jenis kontennya.
Sebagai pengguna baru, TikTok menentukan konten awal bagi kita dengan mengikuti kategori video yang kita pilih. Pada tahap pendaftaran, setelah kita lakukan atau “skip” fase follow akun, kita akan langsung dipersilahkan memilih minimal empat kategori konten. Setelah itu, TikTok langsung menyajikan konten berdasarkan kategori pilihan kita. Juga berdasarkan konten yang tidak kita sukai.

Tiga faktor pertama

Selanjutnya, ada tiga faktor lain yang menentukan. Pertama, “interaksi”, yakni video yang kita sukai atau bagikan, akun yang kita follow, komentar kita pada satu postingan, dan konten yang kita buat. Kedua, informasi video, yakni kepsyen, audio atau musik, dan juga “hashtag. Ketiga, setting pada akun dan perangkat yang meliputi, preferensi bahasa, negara atau wilayah, dan tipe perangkat (gawai).
Setiap faktor ini kemudian diolah sesuai faktor personal oleh sistem rekomendasi “For You” -nya TikTok. Artinya setiap sajian “For Your Page” akan menjadi unik setiap orangnya. Contohnya, TikTok menjelaskan indikasi kuat seseorang suka pada satu jenis konten itu dapat terlihat ketika kita menonton satu video dari awal hingga selesai.
Interaksi kita dengan video tersebut akan menjadi bobot lebih besar daripada indikator lainnya. Misal, faktor wilayah; “Apakah kreator video dan penonton berada di wilayah yang sama?” Dari indikator minat ini, video “For Your Page” akan memperoleh peringkat kemungkinan minat pengguna pada satu konten sejenis. Di sisi lain, dengan sistem ini, video seorang kreator tetap berpeluang viral meski dengan follower sedikit.
“Baik jumlah pengikut ataupun akun tersebut pernah memiliki video berkinerja tinggi (viral) sebelumnya merupakan faktor langsung dalam sistem rekomendasi (muncul di “For Your Page”). ” terang pihak TikTok.

Cara mempersonalisasi “For Your Page”

Bisa jadi tidak semua konten yang TikTok rekomendasikan pada #FYP kita sesuai dengan yang kita inginkan atau butuhkan. Yang juga harus kita pertimbangkan ialah, meski kita hanya mengikuti (follow) tiga akun TikTok, percayalah, kita akan tetap terjerat oleh TikTok sehingga tak terasa “menghabiskan waktu kita”. Untuk itu, kita sebetulnya bisa kok mengendalikan #FYP kita agar sesuai dengan kebutuhan kita.
Berikut tips yang dapat Anda lakukan:
  1. Mulai dari memilih kategori (yang muncul pada saat awal pembuatan akun)
TikTok menggunakan informasi awal ini untuk menentukan rekomendasi secara personal (tailored), di lama #FYP kita. Pada tahap ini, mungkin kita suka atau tidak suka, mengikuti satu akun, atau berinteraksi (menonton lebih lama, berkomentar, atau me-like) satu video. Jika Anda tidak memilih salah satu dari kategori yang ditawarkan, Anda akan langsung disuguhkan konten video yang sedang populer.
Pada tahap ini, TikTok akan mempelajari ketertarikan kita dan preferensi kita berdasarkan video yang kita like, komenteri, dan replays. Karena itu, jika Anda pengguna baru TikTok alangkah lebih baiknya jika Anda memilih kategori secara cermat dan berinteraksi dengan konten yang benar-benar kamu nikmati atau butuhkan. Dengan begitu, Anda tidak menyerahkan begitu saja pada mesin apa yang seharusnya Anda tonton.
  1. Temukan apa yang benar-benar kamu tertarik dengannya
Algoritma TikTok mempelajari setiap aktifitas atau aksi yang kita lakukan. Mulai dari durasi menonton satu video, like atau komentar yang kita berikan, hingga tema atau akun yang pernah kita cari. Karena itu, cara mengurasi konten pada #FYP ialah dengan dengan menggunakannya dan menikmatinya. Seiring waktu, konten yang muncul pada #FYP Anda akan makin sesuai dengan preferensi Anda.
Selain itu, TikTok juga akan memperhatikan ketika Anda mem-follow satu akun, meng-explore hashtag, musik atau audio, efek, dan trending topic. Semua aktifitas yang menggunakan fitur-fiutr yang Anda di TikTok akan membetuk experience Anda dan menentukan konten apa yang akan muncul pada #FYP Anda.
  1. Beritahu TikTok konten yang Anda tidak sukai
Jika Anda menemukan konten yang tidak sesuai selera Anda, kesukaan Anda, kebutuhan, atau bahkan prinsip-prinsip hidup Anda, Anda dapat melakukan “tap” agak lama pada satu video dan “tap” “Not Interested”. Dengan begitu, Anda sudah memberitahu TikTok “Saya tidak suka dengan video sejenis ini.” Anda bahkan bisa “hide” video dari seorang kreaor dengan audio tertentu atau bahkan melaporkan jika kreator tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Setiap aksi yang Anda lakukan akan turut berkontribusi bukan saja untuk menentukan video yang muncul pada #FYP Anda, namun juga pada komunitas TikTok secara umum. Bagaimanapun, TikTok ialah ‘ruang’ sosial yang sebagian interaksinya, diserahkan pada anggota komunitas.
0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like