Di tengah persaingan lowongan kerja di Indonesia, LinkedIn merupakan salah satu alternatif untuk menemukan “jodoh” pekerjaan impian. Gambar: unsplash.com/@rswebsols

Cara Menggunakan LinkedIn Untuk Memperoleh Pekerjaan Impian

2 Shares
2
0
0
sapopoé – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama pandemi Covid-19 memaksa 2,56 juta penduduk menjadi pengangguran, sebagaimana dikutip olehTempo. Bukan lagi “Kerja dari Rumah”, melainkan “dirumahkan”. Meski bekerja melelahkan, namun, tuntutan bertahan hidup membuat siapapun tak ingin kehilangan pekerjaan.
Akibatnya, persaingan memperebutkan lowongan kerja kian ketat. Kita perlu mencari cara alternatif untuk kembali mendapatkan pekerjaan. Salah satu yang dapat kita gunakan ialah “media sosial”, dalam hal ini LinkedIn. LinkedIn merupakan media jejaring profesional terkemuka saat ini. Menghubungkan lebih dari 740 juta anggota di seluruh dunia, dengan lebih dari 55 juta perusahaan yang terdaftar. Indonesia menyumbang lebih dari 17 juta pengguna, sebagaimana Kinsta sampaikan.

LinkedIn media sosial khusus profesional

LinkedIn menjadi penghubung bagi perusahaan yang membutuhkan karyawan dan karyawan yang membutuhkan pekerjaan. Sebagai gambaran, 87 persen rekruiter (perusahaan) di Amerika Serikat menggunakan LinkedIn sebagai sarana mencari kandidat karyawannya. Berdasarkan data tahun 2017, Jakarta merupakan peringkat ke-4 di dunia sebagai wilayah paling terhubung dengan LinkedIn.
Bagi Anda yang sudah terlanjur nyaman kerja di rumah dan ingin eksplorasi kerja remote lintas negara, inilah saatnya. Mengutip Hootsuite, LinkedIn mencatat kerja remote meningkat 2,5 kali sejak Maret hingga Oktober tahun lalu. 15% di antaranya, berada di Amerika, merujuk pada data bulan November 2020. Soal bahasa, tenang saja, kini LinkedIn tersedia dalam 24 bahasa sehingga memungkinkan pengguna secara global dapat mengakses pekerjaan di manapun.
Yang menarik, di LinkedIn, karena saling terhubung, bukan saja kita yang mencari-cari pekerjaan. Lewat LinkedIn, bisa saja Anda yang dikontak oleh pihak perusahaan meski Anda tak melamarnya, “Perusahaan yang melamar Anda”. Namun, hendaknya waspada dengan lowongan kerja palsu, bahkan ada informasi lowongan kerja yang ternyata berisi malware.
Dengan akun LinkedIn, memungkinkan kamu up-to-date dengan berbagai lowongan kerja. Mungkin salah satunya bisa cocok dengan Anda.  Apalagi, profil profesional kita akan terindeks Google. Ketika nama kita diketikan pada mesin pencari, bila Anda memiliki akun, kemungkinan akun LinkedIn Anda yang muncul di paling atas.

Cara mengoptimalkan LinkedIn

Membuat profil LinkedIn memang mudah, namun, membuat profile yang menarik bagi perusahaan atau menjadikannya sebagai sarana mencari kerja, perkara yang berbeda. Apalagi, kini fitur LinkedIn lebih interaktif dengan adanya kolom untuk membagi perpektif, bahkan ada fitur story. Fitur-fitur memungkinkan kita menjadikan LinkedIn sebagai media personal branding kita.
Berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan agar terhubung dengan job impian:
  1. Up Date profil Anda

    LinkedIn dengan profile pictures yang memadai 14 kali lebih berpeluang dilihat orang. Kemudian, memposting skills meningkatkan 13 kali mendapatkan kunjungan profil ketimbang yang tidak. Anda cukup memilih beberapa dari 45.000 list skill untuk masuk list skill yang Anda miliki.

  2. Jalin hubungan dengan koneksi yang Anda kenali
    Semakin banyak koneksi, semakin besar peluang mendapatkan pekerjaan. Teman Anda dapat memberi semacam rekomendasi, termasuk memberi penilaian soal skill yang Anda miliki. Kemudian, pihak perusahaan, cenderung akan melihat koneksi dari karyawannya.

    Pada poin ini, hendaknya Anda memastikan hanya terhubung dengan orang yang benar-benar Anda kenal sehingga lebih efektif.

  3. “Gunakan jaringan Anda”

    Orang dalam, dalam artian memberi rekomendasi menggunakan LinkedIn juga memungkinkan. Cara terbaik yang dapat Anda lakukan ialah dengan Anda memberikan ednorsement terlebih dulu pada kawan Anda. Dengan begitu, kemungkinan besar, kawan/ jaringan Anda akan melakukan hal yang sama.

  4. Cari pekerjaan dengan klik tab “jobs” kemudian masukan kata kunci, negara, dan kode pos. Anda juga dapat menggunakan opsi pencarian lebih advance dengan menyaring berdasarkan tanggal, level pengalaman, lokasi spesifik, jobdesk, perusahaan, dan juga industri.

    Kemudian Anda dapat menyimpan setting pencarian Anda, kemudian LinkedIn akan mengirimi email berupa informasi lowongan kerja sesuai settingan Anda. Pihak perusahaan pun akan melihat siapa saja yang mencari pekerjaan sesuai dengan yang mereka butuhkan.

  5. Pelajari LinkedIn Company Profiles
    Cara ini efektif untuk mendapatkan informasi tentang persuhaan yang menarik bagi Anda. Company profile menyediakan informasi tentang koneksi Anda yang ada di perusahaan tersebut, sejarah perusahaan, proyek saat ini dan yang akan dijalani, lowongan kerja baru, promosi, perusahaan sejenis, dan statistik perusahaan.

    Bahkan, Company Profile LinkedIn juga memberikan informasi tentang budaya perusahaan — acara yang mereka rayakan, perkara yang mereka dukung dan cara mereka mendukungnya, tujuan perusahaan dan untuk karyawan mereka, dan cara untuk mencapainya.

    Kemudian, baiknya Anda follow perusahaan impian Anda di LinkedIn. Dengan begitu, Anda dapat memantau pencapaian mereka (yang akan berguna untuk isi surat lamaran atau wawancara) dan tentunya akan membantu Anda menemukan lowongan pekerjaan.
2 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like