Waspadai Simtom CVS Kala Berjam-jam di Depan Layar

0 Shares
0
0
0

Sapopoé – Di era digital ini, peluang kemudahan juga yang ditawarkan membuat kita seolah tak bisa lepas dari komputer, laptop, tablet, juga ponsel pintar. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Ditambah dengan pandemi yang mendorong kita untuk rapat pun harus daring atau online. Namun, di balik itu ada potensi kesehatan tubuh yang akan terganggu. 

 

Seharian lekat dengan layar

Baru bangun tidur, langsung buka ponsel. Mau tidur, niatnya masang alarm, eh muncul notifikasi, jempol bergerak lebih cepat dari pikiran men-tap-nya. Biar tambah nikmat, sambil rebahan. Di kantor, kerjaan ya, pake komputer selama delapan jam. 

Perjalanan pulang, menyempatkan diri mampir ke café untuk melepas penat. Niatnya meluruhkan semua beban pikiran sehingga ketika sampai rumah, tak menjadi sebab mudah emosi. Namun, sesampainya di Café, meski teman mengajak ngobrol, eh kita malah buka ponsel. 

Terhubung dengan internet, membuat kita kian lekat dengan layar ponsel. Berdasarkan data yang ata-rata orang Indonesia menggunakan internet sampai 7 jam 59 menit. APJII mengatakan, 51,5% di antaranya untuk “scrolling” media sosial. Tentu selama itu pula, kita menatap layar. 

Apalagi, sudah setahun lebih kita berhadapan dengan pandemi, yang salah satu eksesnya, kebijakan “kerja di rumah”, “sekolah di rumah”, hingga “wisuda di rumah”. Selama 1-17 Maret 2020 di Amerika, Statista menunjukkan terjadi peningkatan penggunaan data internet sebanyak 18%. 

Senada dengan itu mengutip Republika, Study Finds menemukan fakta selama pandemi memang selama pandemi, masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai hingga dua kali lipat masa sebelum pandemi. Juga, 40% mereka jarang beristirahat selama menggunakan gawai, bahkan 12%-nya tidak istirahat sama sekali. 

Namun, ketika kita menggunakan gawai, apakah itu ponsel, laptop, atau komputer. Kita perlu waspada dengan simtom CVS.

Apa itu CVS? 

Sering merasa pegal di sekitaran leher atau mata perih kala bekerja? Keduanya merupakan simptom CVS alias Computer Vision Syndrome. Mengutip dari web Kemenkes Indonesia, CVS ialah sekumpulan gejala pada mata dan leher yang disebabkan oleh penggunaan komputer/layar monitor yang berlebihan. Gejala ini biasanya meliputi nyeri pada leher dan mata.

Gejalanya meliputi pandangan menjadi buram, nyeri kepala, iritasi mata, penglihatan menjadi ganda, mata merah & kering. 

Sebuah riset yang dimuat pada Nepalese Journal of Ophthalmology menunjukkan, peluang terkena simtom CVS akan meningkat kala seseorang di depan layar komputer selama dua jam. Penelitian tersebut menunjukkan, 90% subjek penelitian yang merupakan mahasiswa dari lima universitas di Malaysia mengalami simtom CVS. 

Simtom yang paling banyak ialah sakit kepala dengan 19,7%, kemudian mata lelah sebanyak 16,4%. Riset juga menunjukkan, kegiatan melihat objek yang jauh di sela pekerjaan berkorelasi dengan berkurangnya intensitas CVS, juga menggunakan kaca anti radiasi tak membantu mengurangi simtom CVS. 

Sedangkan jika kamu menggunakan ponsel, simtom CVS akan terasa pada durasi 60 menit atau satu jam, mengutip penelitian yang sipublikasi di Researchgate.

Subjek penelitian ialah 18 orang dewasa muda (usia rata-rata: 21,5 tahun) dengan kesehatan yang baik, ketajaman penglihatan normal, dan tidak ada gangguan penglihatan akomodatif atau binokular. Jarak pandang rata-rata saat menggunakan smartphone selama 60 menit adalah 29,2 ± 7,3 cm.

Solusi mengatasi CVS

Mengutip artikel pada American Academy of Ophthalmology, berikut kami kutipkan upaya yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi simtom CVS. Agar kamu tetap bisa produktif bekerja dan berkarya tanpa mengorbankan aspek kesehatan.

1. Berkedip!

Manusia biasanya berkedip sekitar 15 kali dalam satu menit. Namun, penelitian menunjukkan kita berkedip hanya sekitar 5 hingga 7 kali dalam satu menit saat menggunakan komputer atau perangkat layar digital lainnya sedangkan berkedip ialah cara mata tetap lembab. Karena itu, berusahalah berkedip sesering mungkin. 

2. Lumasi Matamu

Gunakan air mata buatan untuk menyegarkan matamu saat terasa kering. Jika kamu sering berada di ruangan yang kering dan hangat, pertimbangkan menggunakan humidifier untuk menambah kelembapan udara.

3. Ikuti Aturan “20-20-20”

Beristirahatlah secara teratur menggunakan aturan “20-20-20”. Caranya, setiap 20 menit, alihkan pandangan matamu melihat objek dengan jarak setidaknya 20 kaki, minimal 20 detik.

4. Gunakan Kacamata Komputer

Jika kamu bekerja di depan komputer selama berjam-jam pada, kemu perlu mempertimbangkan menggunakan kacamata khusus menatap layar komputer. Kacamata resep ini memungkinkan kamu memfokuskan mata secara khusus pada jarak layar komputer (jarak menengah, yaitu sekitar 20-26 inci dari wajah Anda).

Beberapa dari kacamata ini memiliki lensa multifokal yang dapat membantumu dengan cepat mengalihkan fokus antara jarak dekat, menengah, dan jauh. Perlu kamu ketahui kacamata komputer untuk mengurangi ketegangan mata tidak sama dengan kacamata “pemblokir cahaya biru”.

5. Sesuaikan Brightness dan Contrast

Jika layar komputer atau ponselmu bersinar lebih terang dari lingkungan-mu, mata-mu harus bekerja lebih keras untuk melihat. Sesuaikan kecerahan layar agar sesuai dengan tingkat cahaya di sekitar-mu. Selain itu, coba tingkatkan kontras pada layar-mu sehingga dapat mengurangi ketegangan mata.

6. Kurangi Silau

Layar pada perangkat digital saat ini sering kali memancarkan cahaya yang dapat menyilaukan. Kamu bisa coba gunakan filter layar matte untuk mengurangi sorot cahaya yang menyilaukan. Kamu bisa mendapatkan filter tersebut di toko komputer kesayangannya.

7. Sesuaikan Posisi Dudukmu pada Layar

Saat menggunakan komputer, kami harus duduk sekitar 25 inci (kira-kira sejauh lengan) dari layar. Selain itu, posisikan layar sehingga matamu sedikit menatap ke bawah, bukan lurus ke depan atau ke atas.

Sedangkan jika menggunakan ponsel, sebaiknya memberi jarak sekitar 50 – 71 cm dan sekitar 10 atau 12,5 cm di bawah ketinggian mata.  

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like